Di banyak ruang kerja hari ini, kompetensi tidak lagi menjadi kunci utama untuk masuk dan bertahan. Yang lebih menentukan justru siapa yang kamu kenal, bukan apa yang kamu bisa. Fenomena “jalur orang dalam” kini bukan sekadar rahasia umum, tapi sudah menjelma jadi sistem yang diwariskan secara perlahan, tapi pasti, menumbuhkan generasi pekerja yang lemah secara profesional, dan perusahaan yang kehilangan jati dirinya.
Sebuah laporan dari Kompas tahun 2024 menyoroti meningkatnya praktik rekrutmen non-kompetitif di sejumlah instansi dan perusahaan swasta. Dalam beberapa kasus, proses seleksi hanya formalitas, karena kursi sudah “disiapkan” untuk seseorang yang punya kedekatan personal dengan pimpinan atau manajemen. Akibatnya,





